July 21, 2026

Hari Jadi Purwakarta ke-195, DPRD Teguhkan Semangat “Ajeg Budaya” Menuju Daerah Maju dan Berdaya Saing

0
1000007466
PURWAKARTA – Semangat menjaga jati diri budaya di tengah pesatnya pembangunan menjadi pesan utama dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Purwakarta yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta ke-195 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58, Senin (20/7/2026), di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Ciganea.
Sidang paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, para mantan Bupati dan Wakil Bupati, mantan Sekretaris Daerah, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah Purwakarta sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan identitas budaya.
Mengusung tema “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa”, Sri Puji Utami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni, bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang menjadi jati diri Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Kemajuan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi akan semakin bermakna apabila dibangun di atas nilai-nilai budaya yang mampu membentuk karakter masyarakat yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki rasa bangga terhadap daerahnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mengembangkan kebudayaan melalui berbagai program, seperti pembangunan ruang kreatif, pembinaan seni budaya, serta pemberdayaan masyarakat agar budaya lokal tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Nuansa budaya Sunda begitu terasa sepanjang jalannya sidang. Pimpinan dan anggota DPRD mengenakan pakaian adat Sunda, sementara penggunaan bahasa daerah dalam prosesi sidang menjadi simbol penghormatan terhadap budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Purwakarta.
Usai rapat paripurna, peringatan Hari Jadi Purwakarta semakin semarak dengan penampilan seni budaya. Budayawan sekaligus penyanyi Charly Van Houten menghibur para tamu undangan, dilanjutkan dengan tarian tradisional yang dibawakan Ni Hyang Sukma Ayu sebagai wujud kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.
Momentum Hari Jadi Purwakarta ke-195 ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan, dan membangun sinergi antara pemerintah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Purwakarta yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan tetap kokoh mempertahankan jati dirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *