PENARI 2026, Kapus Darangdan Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak
PURWAKARTA – Kepala UPTD Puskesmas Darangdan, H. Ujang Sutrisna, S.Kep., Ners., M.Kep., bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan Pekan Mengejar Imunisasi (PENARI) 2026 sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta dr. H. Asep Saepudin, M.H.Kes., Kepala UPTD Puskesmas Darangdan H. Ujang Sutrisna, S.Kep., Ners., M.Kep., Sekretaris Kecamatan Darangdan Ine Hermina, S.K.M., M.K.M., Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta dr. Eva Lystia Dewi, Kapolsek Darangdan, serta tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan para orang tua.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD Puskesmas Darangdan H. Ujang Sutrisna, S.Kep., Ners., M.Kep. menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi kesehatan bagi masa depan anak. Ia mengajak seluruh orang tua untuk memastikan putra-putrinya memperoleh imunisasi lengkap sesuai jadwal.
“Melalui program PENARI 2026, kami berharap tidak ada lagi anak yang tertinggal imunisasinya. Imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr. H. Asep Saepudin, M.H.Kes., menyampaikan bahwa imunisasi tidak hanya memberikan perlindungan bagi anak yang menerima vaksin, tetapi juga membantu membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), sehingga mampu menekan penyebaran penyakit menular di tengah masyarakat.
Melalui program PENARI 2026, masyarakat diimbau untuk segera memeriksa status imunisasi anak-anaknya. Bagi yang belum lengkap, orang tua diharapkan segera mendatangi Posyandu, Puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Petugas kesehatan juga mengingatkan bahwa seluruh layanan imunisasi diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Purwakarta sekaligus memastikan setiap anak memperoleh haknya atas pelayanan kesehatan.
Redaksi: OBJEK NEWS
